Tanda Bahaya Kehamilan yang Harus Diwaspadai
Pemberian ASI dimulai dengan memberikan Kolostrum, cairan pertama yang berwarna kekuningan. Tidak diperbolehkan memberikan makanan/minuman selain ASI, seperti air putih, susu formula, air madu, air tajin dan lain-lain, karena bayi berisiko mengalami diare.
Kenali Tanda Bahaya Kehamilan yang Harus Diwaspadai
- Tidak merasakan pergerakan janin dalam kandungan
- Tidak nafsu makan dan muntah berlebihan
- Demam tinggi
- Terjadi perdarahan
- Keluar air ketuban sebelum waktunya
- Tubuh bengkak
Idealnya janin dirasakan pergerakannya minimal 10 kali dalam 24 jam. Bila ibu merasakan bayi bergerak lebih jarang atau tidak bergerak, bisa merupakan pertanda kurang baik bagi janin.
Kondisi ini apabila dibiarkan terus menerus dapat menyebabkan kekurangan gizi, dehidrasi dan penurunan kesadaran.
Bila suhu tubuh ibu lebih dari 38 derajat celcius bisa merupakan tanda adanya infeksi pada ibu. Bila ibu berada di daerah endemis malaria, disertai dengan menggigil dan berkeringat menunjukan adanya gejala malaria.
Perdarahan yang terjadi pada masa kehamilan harus segera diperiksa ke fasilitas kesehatan. (Catatan: Saya menyesuaikan deskripsi Komplikasi diabetes yang sepertinya salah salin di sumber Anda, dan fokus pada Perdarahan sebagai tanda bahaya kehamilan).
Normalnya air ketuban keluar beberapa saat sebelum bayi lahir. Keluar air ketuban sebelum waktunya merupakan tanda adanya gangguan pada kehamilan dan dapat membahayakan janin di dalam kandungan. Selain itu juga dapat meningkatkan risiko infeksi bila setelah 12 jam ketuban pecah tetapi bayi tidak segera lahir.
Bengkak pada kaki, tangan dan wajah sakit kepala disertai kejang (berpotensi mengarah ke Pre-Eklampsia/Eklampsia).
Masalah Lain pada Masa Kehamilan (Segera Konsultasi)
Apabila mengalami keluhan di bawah ini segera bawa ibu hamil ke Puskesmas, Rumah Sakit, Dokter, atau Bidan, didampingi suami atau keluarga.
- Demam menggigil dan berkeringat (terutama di daerah endemis malaria).
- Batuk lama lebih dari 2 minggu.
- Terasa sakit pada saat kencing atau keluar keputihan atau gatal – gatal daerah kemaluan.
- Diare berulang – ulang.
- Jantung berdebar – debar atau nyeri dada.
- Sulit tidur dan cemas berlebihan.
Tanda Kondisi Darurat Persalinan (Harus Dirujuk ke Rumah Sakit)
Jika muncul salah satu tanda bahaya berikut, persalinan harus di Rumah Sakit, petugas Kesehatan harus segera merujuk ibu ke Rumah Sakit:
- Ibu mengalami kejang.
- Tali pusar atau tangan bayi keluar dari jalan lahir.
- Perdarahan lewat jalan lahir.
- Ibu tidak kuat mengejan.
- Air ketuban hijau dan berbau.
- Ibu gelisah atau mengalami kesakitan yang hebat.
